RELASI ANTARA FILSAFAT, ILMU DAN AGAMA

NO           ASPEK          FILSAFAT         ILMU     AGAMA KETERANGAN 
01 Tujuan Mencari  kebenaran Mencari  kebenaran Menacri kebahagiaan hidup (dunia-akhirat). Agama adalah kebenaran
02 Sifat Kebenaran Relatif Relatif Absolut Agama absolut karena datang dari Tuhan (the ultiame goal), sementara filsafat dan ilmu bersifat relatif karena datang dari manusia.
03 Objek Kajian Tuhan, alam dan manusia (metafisik) Alam dan manusia(fisik, terukur dan teramati) Sebagai doktrin, agama menjadi pusat kajian, dan sebagai ilmu (Ilmu Agama) ia memiliki objek Tuhan, alam, dan manusia. Ilmu tidak mampu menjangkau wilayah yang bersifat metafisik.
04 Sifat Kajian Rasional-logik-spikulatif (a priori) rasional-objektif (logico-hypotetico-verificative)             a posteriori iman Agama diyakini  kebenerannya dan kemudian dikaji dan diselidiki melalui filsafat dan ilmu
05 Sumber Akal/rasio  Akal/rasioInderailham WahyuAkalIndera

ilham

06 Relasi Menjadi  instrumen kajian (agama) yang bersifat pemikiran (radikal) Menjadi instrumen kajian (agama) yang bersifat pemikiran dan pembuktian (verifikasi) Sebagai doktrin, agama menjadi objek kajian dan penelitian. Agama juga memotivasi  manusia untuk melakukan kegiatan berpikir (memberdayakan akal) Agama adalah akal, tidak ada agama tanpa akal (Kata Umar bin Khattab).

RELASI ANTARA FILSAFAT, ILMU DAN AGAMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar